Atasi Kekeringan Dengan Pompanisasi, Mentan Andi Targetkan Menjangkau Satu Hektar Lahan Pertanian

KARANGANYAR, solopopuler.com – Pompanisasi merupakan langkah konkret yang cepat dalam memitigasi dampak kekeringan. Hal ini diungkapkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam agenda Presiden Joko Widodo meninjau pompa di Karanganyar. Apalagi, lanjut dia,
ini strategi pemerintah untuk mengatasi dampak El Nino dan kekeringan yang diperkirakan akan berlangsung lebih awal.

” Kenapa kita pasang pompa air, karena ini adalah solusi cepat. Hari ini kita pompa, hari ini kita bisa tanam karena kalau kita cetak sawah itu butuh waktu,” ujarnya, Rabu (19/06/2024).

Presiden Joko Widodo meninjau pompanisasi di Kabupaten Karanganyar, Rabu (19/07/2025) pagi.

Tidak hanya akan mengatasi kekurangan pasokan air di musim kering, tetapi juga meningkatkan produktivitas. Dan juga indeks pertanaman, sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan para petani. Targetnya, pompanisasi ini dapat menjangkau 1 juta hektare lahan pertanian.

” Berencana untuk mencetak sawah baru seluas 1 juta hektare per tahun sebagai strategi jangka panjang, ” ujarnya.

BACA JUGA: 📱Presiden Meninjau Pompanisasi Di Jawa Tengah Antisipasi Empat Bulan Kedepan Kekeringan Saat Masa Produksi Padi

Ini merupakan bagian dari usaha besar untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu lumbung pangan dunia di masa depan. Dia juga mengajak sinergi dan kolaborasi karena mimpi besar kita adalah mencukupi beras dalam negeri.

” Syukur-syukur ke depan bisa kita memberi, membantu saudara-saudara kita yang kelaparan kepada negara lain,” tutupnya.

Selain meninjau pompanisasi di Kabupaten Karanganyar, Presiden Jokowi juga meninjau proyek serupa di Desa Tumpukan, Karangdowo, Kabupaten Klaten. Berikut juga meninjau Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Lantas, turut mendampingi Presiden Jokowi dalam peninjauan tersebut yakni Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, serta bupati setempat. (Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *