Emil Dardak Bertemu Gibran, Ucapkan Selamat Dan Konsultasi Maju Pilgub Jatim

SOLO, solopopuler.com – Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak meminta doa restu sebagai Calon Gubernur Pilkada Jawa Timur 2024. Dalam hal ini kepada calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka.

” Sudah disampaikan Bu Khofifah, mohon doa restu, ” ujarnya di Balaikota Solo, Senin (26/02/2024).

Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak bertemu Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, Senin (26/02/2024) siang. (Istimewa)

Ia akan mendampingi Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur Pilkada Jatim 2024. Pertemuannya dengan Gibran di Balaikota Solo, sambungnya, juga untuk berkonsultasi. Berikut langkah-langkahnya dalam kontestasi pemilihan gubernur mendatang.

” Tentu berkonsultasi juga dengan mas Gibran tentang langkah-langkahnya, ” terangnya.

Emil menjelaskan sudah menerima rekomendasi untuk mendampingi Khofifah. Lebih lanjut, banyak partai -partai pendukung untuk pencalonan Khofifah dan dirinya. Ia menyebut semua partai politik yang mendukung Gibran dan Prabowo dalam Pilpres 2024.

” Alhamdulillah menyampaikan dukungan kepada Bu Khofifah,” ujarnya.

Upaya mendampingi Khofifah sedang dalam pembahasan lebih lanjut. Dalam pertemuan tertutup dengan Gibran enggan mengatakan lebih jauh. Apalagi terkait halnya upaya meminta dukungan Gibran dalam pencalonannya.

” Gak. Itu tipis-tipis,” ujar Emil menjawab diplomatis sambil tertawa.

BACA JUGA 📱 : Walikota Solo Gibran Sebut Peluang Putusan MK Untuk Pimpinan Daerah Muda Lain

Pertemuan itu, jamuan makan siang antara dirinya dan Gibran merupakan kali pertama. Artinya sejak setelah hari pemungutan suara, Rabu (14/2/2024). Ia memberikan ucapan selamat kepada Gibran meskipun masih menunggu pengumuman resmi dari KPU.

” Dan saya menyampaikan di Jawa Timur sangat menunggu kehadiran beliau untuk bersilaturahmi. Apabila ada waktu luang mohon disapa teman-teman di Jawa Timur,” jelas dia.

Gibran tidak banyak komentar mengenai langkah Emil untuk Pilgub Jatim. Dan mendoakan terbaik untuk Emil. Bahkan enggan menjelaskan kepemimpinan Emil. (Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *