Kapten Voli Duduk Usai Melahirkan Dan Tinggalkan Anak Buktikan Peroleh Emas APG Di Kamboja

PHONM PENH, solopopuler– Kemenangan skuad sitting volleyball atau voli duduk putri Indonesia begitu mengharu biru. Emas dan lagu Indonesia Raya berkumandang di gelanggang ASEAN Para Games 2023. Haru tidak terbendung dirasakan sang kapten, Annisa Tindi Lestari yang menjadi leader kawan-kawannya.

“Alhamdulillah perjuangan keras teman-teman dan selama ini latihan keras terbayarkan lunas dengan medali emas,” ucapnya usai pertandingan.

Bagi pevoli asal Bandung itu, medali emas merupakan hadiah yang setimpal. Pengorbanan dirinya meninggalkan keluarga sejenak. Termasuk sang anak yang baru dilahirkan 15 Februari 2023 lalu.

” Satu bulan setelah anak lahir, saya kembali ke Pelatnas untuk persiapan menuju ke event ini, ” jelasnya.

Dia mengungkapkan bersyukur perjuangannya karena tidak sia-sia. Termasuk mempersembahkan medali emas. Sesekali menahan haru, ia merindukan anaknya yang ditinggalnya.

” Komunikasi setelah juara keluarga di rumah ya jelas mas. Kangen sama anak, ” ujarnya.

Annisa Tindi Lestari kapten bola voli Kontingen Asean Para Games 2023. (Istimewa)

Ia mengungkapkan harus meninggalkan putrinya yang bernama Devanya Berenice Subiyantoro. Tekadnya untuk membela tim voli duduk Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2023. Bahkan atlet kelahiran 17 Juli 1990 itu tetap berlatih di Pelatnas saat kandungan memasuki usia 7 sampai 8 bulan.

“Satu bulan setelah anak lahir, saya kembali ke Pelatnas untuk persiapan menuju ke event ini. Saya bersyukur perjuangan ini tidak sia-sia dan bisa mempersembahkan medali emas,” ungkapnya sembari menahan haru.

Secara khusus, dirinya juga memuji penampilan seluruh pemain dari pertandingan pertama. Bahkan hingga terakhir yang dinilainya menunjukkan progres. Bahkan sejak persiapan 8 bulan lalu, permainan tim voli duduk Indonesia disebutnya terus meningkat.

BACA JUGA :­čô▒Wejangan Ibu Membuat Pelari Partin Peroleh Emas Dan Perak Untuk Ibu Serta Pancasila

“Saya selalu berpesan ke teman-teman sebelum pertandingan, jaga kekompakan dan jangan saling menyalahkan di lapangan,” ujarnya.

Tim asuhan Dedy Winata ini menang telak atas Kamboja, 3-0 (25-10, 25-9, 25-11) dalam laga di Elephant Hall, Morodok Techo, Phnom Penh, Kamboja, Rabu (7/6/2023), pagi. (Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *