Mediasi Gugatan Wanprestasi Gibran Deadlock, Almas Hanya Ingin Ucapan Terimakasih

SOLO, solopopuler.com – Proses mediasi gugatan wanprestasi dengan penggugat Almas Tsaqibbirru Re A terhadap Gibran Rakabuming Raka deadlock. Selanjutnya perkara nomor 25/Pdt.G/2024/Pn Skt kembali ke pokok persidangan. Hal ini dikatakan Humas Pengadilan Negeri Solo Bambang Aryanto, Senin (19/02/2024).

” Kedua belah pihak tidak ada titik temu untuk terjadi titik kedamaian,” katanya.

Penggugat Almas Tsaqibbirru bersama pengacara dalam sidang gugatan Wanprestasi, Senin (19/02/2024) di Pengadilan Negeri Kota Solo. (Foto: Agung Santoso)

Mediasi dilakukan sudah ketiga kalinya dan dua pihak sudah memberikan konsep perdamaian. Meskipun sudah dipelajari hakim mediator, dan kedua belah pihak tapi tidak ada titik temu. Selanjutnya perkara tersebut dilanjutkan pembacaan gugatan, yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Sri Kuncoro.

” Kami baru saja menerima laporan, bahwa upaya mediasi yang ditempuh tidak berhasil,” kata Sri Kuncoro saat persidangan.

BACA JUGA : 📱Gugatan Wanprestasi Almas Diselesaikan Mediasi, Hakim Beri Waktu 30 Hari

Dalam sidang itu, Almas hadir dalam persidangan tersebut bersama kuasa hukumnya. Kemudian tergugat Gibran hanya diwakili kuasa hukumnya tapi berlanjut Rabu dengan sistem elektronik. Usai sidang, Kuasa hukum Almas, Utomo Kurniawan menghapus gugatan yang sifatnya materiil.

“Dari pertimbangan tim kami dan prinsipal, yang kami coret dalil-dalil itu yang berkaitan dengan kerugian materiil, ” ujarnya.

Hapus itu, ia menyebut terkait gugatan uang, Rp 10 juta termasuk uang paksa denda Rp 1 juta perhari. Dengan begitu, pihaknya hanya ingin pengakuan terimakasih di media massa. Jadi, daripada dinilai orang lain haus uang, dan sebagainya.” Kita coret saja, daripada menimbulkan salah tafsir,” jelasnya. (Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *