Perkara TPPU Eks Manager Persis, Kuasa Hukum Pertanyakan Status Waseso Di Persidangan

SOLO,solopopuler.com – Sidang perkara Tindak Pidana Pencucian Uang dengan terdakwa eks Manager Persis Solo, Waseso berlangsung dengan agenda eksepsi, Rabu (20/04/2024). Kuasa hukum terdakwa, Mandagi Yantje mempertanyakan status terdakwa setelah ada putusan pra peradilan.

” Padahal ini bukan tersangka. Apa ini gak rancu, ” jelasnya usai Pengadilan Negeri Kota Solo.

Suasana persidangan terdakwa Waseso atas Perkara TPPU, Rabu (21/03/2024) di Pengadilan Negeri Kota Solo. (Foto : Agung Santoso)

Sesuai keputusan pra peradilan tanggal 4 maret 2024 yang mengabulkan tersangka. Dengan begitu, status tersangka tidak sah sehingga menggugurkan jeratan hukum. Karena sidang tetap berjalan, pihaknya menghormati proses tersebut.

” Lalu, statusnya apa Pak Waseso, dipersidangan itu, ,” ujar kepada awak media.

Poin berikutnya, Mandagi menjelaskan aturannya tentang Surat perintah penyidikan (Sprindik). Lanjutnya, seharusnya selang sehari Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) harus sudah diberikan. Bahkan putusan Mahkamah Konstitusi menambah tujuh hari.

” Namun, ini saya katakan, ini kelalaian dan sewenang-wenangan. Kenapa, baru 1 tahun 3 bulan baru ada SPDP diterbitkan, ” ujarnya.

BACA JUGA ; 📱Gugatan Praperadilan Tersangka TPPU Waseso Dikabulkan, Kuasa Hukum Korban Sebut Diduga Prosesnya Janggal

Menurutnya, klien Waseso ini justru belum menerima SPDP. Lantas, anggapan ‘main mata’ dibantahnya karena menjalani proses secara prosedur hukum. Pada kesempatan itu sidang dengan Ketua Majelis Hakim, Sri Kuncoro dengan dihadiri terdakwa Waseso. Berikut juga Jaksa Penuntut Umum, Wahyu Dharmawan, dimana hakim meminta jaksa memberikan tanggapan pada sidang berikutnya. (Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *