Polemik Caleg PDI P Suara Terbanyak Terancam Tidak Dilantik Di Jateng, Berpedoman PP 03 Dan Ada Laporan Ke Polda

SOLO, solopopuler.com – Para calon legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan yang memiliki suara terbanyak melakukan koordinasi di Kota Solo. Mereka ini yang tergabung dalam elemen Banteng Soca Ludiro terancam tidak dilantik meskipun telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum. Hal ini disampaikan Ketua Banteng Soca Ludiro, Yudi Kurniawan, Sabtu (20/04/2024)

” Kami berkumpul di sini, hal ini juga terkait dengan munculnya PP Nomer 3, ” terangnya disela sela halal bi halal di hotel, Kota Solo.

Para calon legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan yang memiliki suara terbanyak melakukan koordinasi di Kota Solo, Sabtu (20/04/2024) sore. (FOTO: Agung Santoso)

Namun muncul Peraturan Partai (PP) DPP PDI Perjuangan Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilu Anggota DPR dan DPRD PDI Perjuangan 2024. Menurut Wawan, berarti PP DPD nomor 1  yang ditetapkan dan diberlakukan mulai 15 Juni 2023, terkait sistem Komandante sudah tidak berlaku. Mengingat, tidak dilantiknya karena terkendala aturan dari propinsi tapi bukan dari pusat.

” Di situ jelas berarti artinya suara terbanyak yang akan dilantik,” katanya.

Bahkan pada PP Nomer 3 dan pasal 25 Bab VIII Ketentuan Penutup, yang menyebut peraturan ini berlaku sejak ditetapkan. Berikut, mencabut peraturan yang berlaku sebelumnya. Dengan ditandatangani, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri beserta Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

” Yang diterbitkan pada 17 April 2024,” tambahnya.

Bahkan perjuangan para caleg ini telah mengajukan gugatan, protes keras dan menghadap ke DPP. Termasuk, sidang di Mahkamah Partai yang waktu itu juga dipimpin langsung sama Komarudin Watubun. Awalnya permasalahan di Kabupaten Sukoharjo, Karanganyar  dan Klaten tapi akhir-akhir oni bermunculan termasuk dari Salatiga, Banjarnegara, Jepara, Sragen, Purwodadi, Blora.

” Hampir masalahnya sama, dan proses yang sama, ” ujarnya kepada awak media.

BACA JUGA: 📱 Sejumlah Caleg Terpilih PDI P Resah Jika Tidak Dilantik, Surati DPP Hingga Upaya Hukum

Sebanyak 29 caleg yang hadir dari 49 caleg bernasib sama, Wawan mengatakan berjuang untuk tetap dilantik. Karena sebagai mana yang telah ditetapkan KPU melalui Pasal 27 PKPU Nomor 6 Tahun 2024. Disitu menyatakan penetapan anggota DPR berdasarkan suara terbanyak yang harus dilantik.

” Optimis Dilantik. Kami berharap untuk DPP sendiri tetap untuk memutuskan yang paling adil artinya sesuai. Jadi perjuangan kita itu tidak tidak sia-sia,” katanya lagi.

Tidak sedikit menjadi korban sistem Komandante atau aturan dibuat DPD tersebut. Bahkan salah satunya Vitriana Puspitasari (32), caleg PDI P Dapil Batang IV melaporkan ke Polda Jawa Tengah karena pemalsuan surat. Pada kesempatan itu, ia mengatakan yang meraih suara tertinggi yakni 3.666 suara tapi terancam tidak dilantik dan muncul polemik surat bersedia undur diri. (Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *