Politisi Amien Rais Bertemu ABB, Sampaikan Presiden Jokowi Supaya Kalem Usai Pilpres

Amien Rais dan Abu Bakar Ba'syir

SUKOHARJO, solopopuler.com – Usai pemilihan presiden dan wakil presiden Tahun 2024 diminta Presiden Presiden Joko Widodo tidak cawe cawe (ikut campur). Termasuk juga wakilnya. Hal ini dikatakan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais, Minggu (26/11/2023).

” Saya kira sebaiknya Pak Jokowi setelah ada presiden baru, tenang saja hidupnya,” ucapnya.

Politisi Amien Rais ditemui langsung oleh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir di sebuah ruangan ponpes, Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Minggu (26/11/2023) pagi. (Foto : Agung Santoso)

Selanjutnya, ia mengatakan supaya kalem dan tidak banyak tingkah. Dengan begitu akan ada pergantian presiden yang smooth. Berikut bisa kembali mengembakan bisnis selama ini dijalani.

” Dan apa yang akan diambil presiden yang akan datang hanya Allah yang tahu, kalau saya pengamat saja, ” terangnya.

Politi senior juga menyampaikan jika pilpres sudah ketahuan siapa. Dalam hal ini menjadi pemimpin nasional yang akan datang. Waktu itu, lanjut dia, memang istilahnya Jokowi menjadi lame duck.

” Istilahnya bebek lumpuh,” terangnya disela sela bertemu salah satu pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo.

BACA JUGA : Abu Bakar Ba’asyir Serahkan Surat Nasehat Kepada Kepala Negara Di Balaikota Solo

Jokowi, ia menilai masih bisa jalan tapi tidak boleh mengambil langkah-langkah yang fundamental. Misalnya mengganti-ganti pangdam, mengganti-ganti kapolri. Lantas, lanjut dia, mengangkat-ngangkat apa berbagai rujukan yang disangkanya.

” Akan mengamankan dia setelah dia tidak jadi lagi jadi presiden, ” lanjut politi senior.

Pada kesempatan itu, Amien Rais ditemui langsung oleh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir di sebuah ruangan ponpes, pagi. Kedatangan ini, Amien Rais mengatakan silaturahmi sekaligus tentang pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang dinilai nol investor. (Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *