Puluhan Ribu Mengikuti UTBK 2024 di UNS Dan 45 Tidak Hadir

SOLO, solopopuler.com – Puluhan ribu calon mahasiswa mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Mereka sebanyak 29.786 peserta ini mengikuti ujian dari 14 lokasi yang tersebar di kampus UNS, Mesen dan Pabelan. Hal ini dikatakan Ketua Pusat UTBK UNS sekaligus Plt. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ahmad Yunus.

” Kami bertugas menyelenggarakan ujian sebanyak 14 sesi, ” terangnya, Selasa (30/04/2024).

Monitoring oleh Plt Rektor UNS Dr. Chatarina Muliana ketika Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. (Istimewa)

14 sesi untuk Gelombang I digelar pada 30 April dan 2-7 Mei 2024. Selanjut 14 sesi gelombang 2 yang akan diselenggarakan pada 14-20 Mei 2024. Pelaksanaannya, dibagi menjadi dua sesi setiap hari dengan diawali sesi pagi dimulai dari pukul 06.45 WIB hingga 10.30 WIB.

” Sementara itu sesi siang diawali pukul 12.30 WIB hingga 16.15 WIB. Kecuali hari Jumat, pukul 13.15 WIB hingga 17.00 WIB, ” ujarnya.

Adapun Materi ujian UTBK tahun ini meliputi Tes Potensi Skolastik (TPS). Berikutnya literasi dalam Bahasa Indonesia, literasi dalam Bahasa Inggris dan penalaran Matematika.

BACA JUGA: 📱Puluhan Ribu Orang Mengikuti UTBK 2023 Di UNS, Rektor Sebut Meningkat Dan Dokter Jadi Favorit Pilihan

Pada kesempatan itu, Plt. Rektor UNS, Dr. Chatarina Muliana kalau fasilitas ruang ujian yang disediakan oleh panitia sudah sangat memadai, sehingga peserta dapat nyaman dalam mengerjakan soal-soal UTBK. Termasuk bagi peserta kebutuhan khusus.

“Panitia juga sudah menyiapkan komputer cadangan di setiap ruang ujian,” terangnya.

Terdapat 5 orang peserta tuna netra yang terdaftar di Pusat UTBK UNS. Mereka akan mengikuti ujian pada Hari Kamis, 2 Mei 2024 sesi 3 pukul 06.45 WIB di UPT TIK – Laboratorium Komputer 2 UNS. Lebih lanjut, sesi pertama hari ini diikuti oleh 1.060 peserta dari total 1.105 peserta yang terdaftar.

“Ada 45 peserta atau 4,07% yang tidak hadir mengikuti ujian,” paparnya.

Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk tidak tergiur dengan oknum yang menjanjikan diterima pada program studi tertentu. Apalagi dengan membayar sejumlah uang dan menghindari perjokian.

” Kami berharap semua peserta UTBK tidak percaya dengan tawaran tersebut dan melakukan proses UTBK sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” tambahnya.(Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *