Sekar Putri Akbar Tandjung Tradisi Kerja Bakti Di Petilasan Keraton Pajang Sambut Bulan Suro

SOLO, solopopuler.com – Tradisi menyambut perayaan suro atau 1 Muharam masyarakat jawa menjadi perhatian Sekar Tandjung. Sebagai putri dari politisi senior Partai Golongan Karya (Golkar), Akbar Tandjung ingin mengenal lebih jauh tradisi ini.

” Kita hari ini mendapat ajakan dari warga setempat dalam kegiatan kerja bakti membersihkan Petilasan Karaton Pajang dalam rangka menyambut Bulan Suro” katanya.

Sebuah tempat bersejarah kerajaan Mataram tanah jawa, Sekar ikut membersihkan lingkungan cagar budaya. Dia bersama sama masyarakat Paguyuban Sutrisno Tirakat Keraton Pajang. Sekar menjelaskan tempat ini sangat bersejarah, dimana menjadi kawasan Kasultanan Karaton Pajang waktu itu

” Tempat ini merupakan aset sejarah dan budaya yang terdapat di sekitar Kota Solo,” terusnya.

Sekar Tandjung bersama Paguyuban Sutrisno Tirakat Keraton Pajang usai kerja bakti di Petilasan Keraton Surakarta, Minggu (27/05/2024) pagi. (Dok. Tim Sekar Tandjung)

Politisi muda yang dibawa Partai Golkar untuk masuk bursa Pilkada mengajak mencintai budaya. Termasuk generasi muda, dimana ikut melestarikan budaya. Harapannya pelestarian budaya situs bersejarah ini juga mampu menjadi penggerak perekonomian warga.

” Saya mengajak masyarakat untuk lebih mengenal situs bersejarah yang menjadi asal muasal Kota Solo, agar kita semakin mencintai kota ini dan merealisasikan potensi kemajuannya dengan tetap melestarikan akarnya, ” pungkasnya.

Perlu diketahui, perayaan bulan Suro yang jatuh pada 7 Juli 2024 mendatang. Termasuk halnya peringatan tahun baru islam dalam penggalan hijriyah. Pada kesempatan itu, Wartono selaku salah satu pengelola situs Petilasan Karaton Pajang menjelaskan bahwa banyak peninggalan yang di kumpulkan disini merupakan jejak sejarah kerajaan islam pertama di pulau Jawa.

“Saya mengajak anak muda untuk lebih mengenal lagi kerajaan islam pertama ditengah-tengah Pulau Jawa,” tuturnya.

BACA JUGA: 📱Yuzril Ihza Mahendra Gelar Wayang Kulit Ruwatan Bersama Gibran Dengan Lakon Semar Kembar Sembodro Larung

Karaton ini merupakan kerajaan islam yang berdiri pertama kali di tengah-tengah pulau Jawa pada tahun 1565 masehi. Karaton Pajang memiliki pernan penting dalam peradaban Islam di Jawa pada abad tersebut.
Bahkan Kerajaan ini sebagai simbol persatuan umat islam mahdzab Syiah dan Hanafi.

Sementara itu, serangkaian acara budaya di bulan Suro turut di gelar sebagai bentuk akulturasi tradisi dan ritual religiusitas. Rencananya Karaton Pajang akan menyelenggarakan kirab budaya ‘Songsong Agung Tunggorojo’, Wayangan Ruwatan Massal yang masing pada awal dan akhir bulan Suro. (Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *