Seri 5 Dibalik Ibuku Jagoan Ada Nenekku Penyabar, Preman Takluk

Penulis : Agung Santoso

SOLO, solopopuler.com – Perilaku jamak kembali dialami sepasang pedagang. Tepat pukul 00.00 WIB, pasangan nenek kakek melintas gang jalur pulang disertai munculnya dua pria preman biasanya. Biasalah, minta upeti tapi ini ditolak pasangan itu. Mendadak, dari seberang Anindita dan pria itu naik sepeda angin dengan boxs belakang. Pria ini acuh kedatangan Anindita dan pria ini menyamar karena merasa tidak ada yang berani menghentikan aksinya.

” Brow, beraninya sama nenek nenek, ” teriak Anindita sembari menaruh sepeda dengan disusul pria.
” Jangan gegabah, jangan nekat, ” ucap pria sembari tangan keduanya merogoh tas.

Kedatangan ini membuat dua pria ini beringas mendorong Anindita supaya tidak ikut campur. Perlakuan pria membuat gusar pria komendan ini untuk balik mendorong. Spontan, pria bertatto mengeluarkan pisau dari balik celananya dan menyabetnya. Untung meleset, sehingga Anindita yang berusaha menghindar dibuat repot.

Sejurus kemudian, pisau melesat ketubuh Anindita tapi luput ke sisi kanan. Spontan tangan menangkap pergelangan dan pisau dijatuhkan. Tendangan telak kaki Anindita telak mengenai dada pria tatto hingga roboh.

BACA JUGA : 📱Seri 4 Dibalik Ibuku Jagoan Ada Nenekku Penyabar, Perhitungan

Pria berjenggot melihat tak seimbang, berusaha kabur tapi sudah dihadang pria komandan sembari teriak polisi. Alhasil keduanya diringkus kepolisian wilayah Kota Baru. ” Nduk, terimakasih. Tapi jangan begitu, dilihat anakmu nanti dicontoh. Wanita kok dari dulu pecicilan, banyak tingkah, ” ujar Rusiyem.
” Aku ini sesuai pesan bapak ibu, membela yang lemah, “

Anak dan orang tua akhirnya pulang dengan tenang ketika malam yang kembali sepi.
Santer, penangkapan preman wilayah itu membuat pedagang nyaman. Kartika berkali kali membaca berita online pelaku itu dan video perkelahian ibunya melawan preman. Siapakah sih ibu dan nenekku, tanyanya dalam hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *