Dua Perusahaan Bangun Pusat AI Di Kota Solo, Gibran Sebut Sudah Ada Komitmen

SOLO, solopopuler.com – Komitmen membangun pusat Artificial Intelligence (AI) di Kota Solo dikatakan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka. Hal ini setelah tindak lanjut pertemuan dengan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty pekan ini.

” Sudah ada komitmen nilai investasi, ” terangnya kepada awak media beberapa waktu lalu.

Gibran tidak mau menyebut kebutuhan SDM di Kota Solo sebelum ada kepastian realisasi investasi. Pemerintah India dan Pemerintah Indonesia sedang menjajaki kerja sama dalam berbagai bidang. Gibran tidak mau menyebut kebutuhan SDM di Kota Solo sebelum ada kepastian realisasi investasi.

” Nanti ya kalau sudah ada kepastian, ” ucapnya terkait SDM nantinya.

Perlu diketahui, Solo Technopark mendapatkan komitmen investasi USD200 juta atau Rp3 Triliun. Sedangkan ini dari Indosat Ooredoo Hutchison dan Nvidia. Dengan begitu, Kota Solo akan menjadi pusat Indonesian Artificial Intelligence Nation atau Pusat Kecerdasan Artifisial (AI). Hal ini disambut baik Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi.

” Ada komitmen dari Nvidia dan Indosat untuk membangun Indonesia AI Nation di Solo Technopark,” kata dia melalui laman resmi Kemkominfo, Rabu (03/04/2024).

Konsep pembangunan Pusat AI di Solo bermuara pada infrastruktur telekomunikasi. Berikut juga sumberdaya manusia atau talenta digital. Lanjutnya, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha telah menyampaikan komitmennya kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Alasan Kota Solo dipilih karena memiliki sumber daya manusia (SDM) yang relevan.

” Kesiapan Kota Solo, dan terdapat jaringan 5G, ” tandasnya.

BACA JUGA: 📱Gibran Mendapat Ucapan Selamat Dari Dubes India Sebagai Wapres Terpilih, Ajak Kerjasama Dan Event

Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria menambahkan kerja sama Nvidia dengan pemerintah telah dicanangkan sejak beberapa tahun yang lalu. Hal ini untuk peningkatan kualitas talenta digital Indonesia di bidang AI.


“Kalau tidak salah di tahun 2022 hingga 2023 Nvidia juga berkomitmen membantu pendidikan hampir 20.000 mahasiswa Indonesia untuk meningkatkan skill-nya di bidang AI dari bagian pengembangan talent digital di Indonesia,” jelasnya.

Menurut dia, pembangunan Pusat AI merupakan tindak lanjut dari komitmen jangka panjang Nvidia di Indonesia melalui kerja sama lima tahunan. Pembangunan Pusat AI di Indonesia bekerja sama dengan Nvidia strategis. Karena untuk Nvidia sendiri satu perusahaan dengan performance-nya bagus dalam lanskap industri AI di tingkat global.

“Jadi kerja sama ini sangat strategis dan kita berharap ada transfer teknologi juga sehingga kita gak cuma jadi users, tapi nanti bisa menjadi bagian dari pemain AI yang diperhitungkan baik di kawasan maupun di tingkat global,” tandasnya. (Agung Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *